Ketua DPRD: Satu Destinasi Unggulan Lebih Efektif daripada Seribu yang Setengah Jadi
Ketua DPRD Kutai Barat, Ridwai, SH (Ist)

Ketua DPRD: Satu Destinasi Unggulan Lebih Efektif daripada Seribu yang Setengah Jadi

Oleh M. Nur • 08 November 2025

Advetorial DPRD Kutai Barat

Kutai Barat — Ketua DPRD Kutai Barat, Ridwai SH, menilai pengembangan sektor pariwisata di daerah harus dilakukan secara terarah dan berkelanjutan. Menurutnya, strategi pembangunan destinasi wisata selama ini perlu dievaluasi agar lebih efektif dan berdampak nyata bagi perekonomian masyarakat.

 

Ridwai menegaskan, pemerataan alokasi anggaran di seluruh objek wisata tanpa fokus yang jelas sering kali membuat hasilnya tidak maksimal.
 

“Pemerataan itu penting, tetapi kalau semua objek dibagi rata tanpa prioritas, dampaknya tidak akan besar. Lebih baik satu tempat dikelola serius hingga menjadi unggulan, baru kita lanjut ke destinasi berikutnya,” ujarnya, Kamis (6/11/2025).

 

Ia mencontohkan, Kutai Barat memiliki banyak potensi wisata alam seperti air terjun, danau, dan kawasan pasir putih yang menawan. Namun, sebagian besar belum tertata optimal akibat keterbatasan anggaran dan minimnya sarana pendukung.
 

“Kalau ada satu objek yang sudah benar-benar siap dan menarik, otomatis wisatawan akan datang. Dari situ akan muncul efek domino terhadap potensi lain di sekitarnya,” jelasnya.

 

Ridwai menilai pola pengembangan pariwisata semacam itu justru akan menciptakan efisiensi anggaran dan mempercepat hasil yang dirasakan masyarakat.
 

“Kalau satu destinasi berhasil, promosi akan berjalan alami. Pelaku usaha, masyarakat, bahkan investor akan tertarik datang. Tapi kalau semuanya dikerjakan setengah-setengah, hasilnya tidak kelihatan,” imbuhnya.

 

Selain soal strategi, Ketua DPRD juga menyoroti pentingnya perbaikan akses jalan dan fasilitas umum di kawasan wisata. Menurutnya, kemudahan akses menjadi kunci utama dalam menarik wisatawan lokal maupun luar daerah.
 

“Orang mau datang kalau tempatnya nyaman dan mudah dijangkau. Jadi, fasilitas dasar seperti jalan, toilet umum, dan area kuliner perlu diprioritaskan,” tegasnya.

 

Ridwai berharap ke depan pemerintah daerah dapat menyusun peta jalan (roadmap) pariwisata Kutai Barat yang lebih terarah, agar sektor ini benar-benar menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat kampung.
 

“Kalau kita fokus, Kutai Barat bisa punya satu ikon wisata yang dikenal nasional. Itu yang harus kita wujudkan bersama,” pungkasnya.

👁️ 583 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Memuat cuaca berdasarkan lokasi Anda...

Logo Portal