Kutai Barat – Anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat, Zaenuddin Thaib, menegaskan pentingnya memperkuat peran Sekretariat DPRD (Sekwan) dalam mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan di lapangan.
Menurutnya, dukungan anggaran dan pola kerja Sekwan tidak bisa disamakan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain, karena karakteristik kerja DPRD lebih banyak dilakukan di luar kantor.
“Sekitar 80 persen tugas anggota dewan itu di lapangan, sementara OPD lain lebih banyak bekerja di kantor. Jadi, jangan disamakan pola kerja maupun kebutuhan anggarannya,” ujar Zaenuddin.
Ia menilai efisiensi anggaran yang dilakukan terhadap Sekretariat DPRD sering kali berdampak pada menurunnya efektivitas pengawasan, karena kegiatan kunjungan lapangan, pemantauan proyek, serta penyerapan aspirasi masyarakat menjadi terbatas.
“Kalau perjalanan dinas dikurangi, maka pengawasan tidak berjalan maksimal. Padahal, itu tugas inti DPRD dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana,” tegasnya.
Zaenuddin meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi agar proporsi dukungan terhadap Sekretariat DPRD lebih seimbang dan sesuai kebutuhan kerja legislatif.
“Kami tidak meminta tambahan besar, tapi perlu dukungan yang realistis agar tugas pengawasan dan representasi publik tetap berjalan optimal,” tambahnya.