Bupati Cup 2025 Jadi Wadah Edukasi dan Pembinaan Generasi Muda Kutai Barat
Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2025 di Kutai Barat (Ist.)

Bupati Cup 2025 Jadi Wadah Edukasi dan Pembinaan Generasi Muda Kutai Barat

Oleh M. Nur • 11 November 2025

Advetorial DPRD Kutai Barat

Kutai Barat — Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus berkomitmen membangun generasi muda yang sehat, tangguh, dan berkarakter melalui kegiatan olahraga. Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Kutai Barat, H. Nanang Adriani, saat membuka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2025 di Stadion Swalas Gunaaq, Selasa (10/11/2025).

 

Dalam sambutannya, Nanang menegaskan bahwa kegiatan olahraga harus menjadi ruang pembinaan karakter bagi generasi muda. Tahun ini, pemerintah daerah mengusung tema “Dekati Sepak Bola, Jauhi Narkoba”, yang menjadi pesan moral kuat bagi seluruh peserta dan masyarakat.

 

“Olahraga bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang nilai disiplin, kerja sama, dan menjauhi hal-hal negatif. Sepak bola harus menjadi jalan membentuk generasi muda yang sehat dan bebas narkoba,” ujarnya.

 

Turnamen ini diikuti 25 tim dari seluruh kecamatan di Kutai Barat, termasuk sembilan tim putri yang menandai meningkatnya minat perempuan di dunia olahraga.

 

Nanang juga mengapresiasi kolaborasi antara Dispora Kutai Barat, Askab PSSI, dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) dalam menyelenggarakan kegiatan yang menggabungkan sportivitas dan edukasi sosial tersebut.
 

“Kegiatan ini bukan hanya hiburan, tapi juga pembinaan karakter dan kebanggaan daerah. Dari lapangan ini, semangat kebersamaan kita terus tumbuh,” pungkasnya

 

Ketua Askab PSSI Kutai Barat, Teddy Rakhmat, yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Pelaksana menyatakan bahwa turnamen Bupati Cup 2025 bukan sekadar ajang hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam pembinaan atlet sepak bola lokal di Kutai Barat.

 

Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap sepak bola semakin meningkat. Tahun ini tercatat 25 tim dari 16 kecamatan ikut serta dalam turnamen — terdiri dari 16 tim putra dan 9 tim putri.


“Partisipasi tim putri meningkat tajam dibanding tahun lalu. Ini menandakan kesetaraan dan semangat baru dalam dunia olahraga daerah,” jelas Teddy.

👁️ 1,008 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Memuat cuaca berdasarkan lokasi Anda...

Logo Portal