BBPJN Kaltim dan DPRD Kubar Sepakat Percepat Perbaikan Jalan Nasional di Kutai Barat
Kondisi Salah satu akses jalan di Kutai Barat (Ist.)

BBPJN Kaltim dan DPRD Kubar Sepakat Percepat Perbaikan Jalan Nasional di Kutai Barat

Oleh Bahroni • 19 November 2025

Advetorial DPRD Kutai Barat

Kutai Barat – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan DPRD Kubar sepakat mempercepat pelaksanaan perbaikan jalan nasional pada tahun anggaran 2026.

 

Kesepakatan ini lahir setelah Bupati Kubar, Frederick Edwin, dan Ketua DPRD Kubar, Ridwai, melakukan koordinasi langsung dengan Kepala BBPJN Kaltim di Balikpapan.

 

Dalam pertemuan tersebut, BBPJN memberikan dukungan penuh dan mengizinkan Pemkab Kubar menggunakan APBD untuk memperbaiki ruas jalan nasional yang telah lama menjadi keluhan masyarakat. Dukungan ini menjadi sinyal positif bagi percepatan pembangunan infrastruktur strategis di daerah.

 

Ruas jalan yang akan ditangani meliputi kawasan dari Simpang Tiga Tugu SMAN 1 Melak menuju Mentiwan, serta berlanjut ke wilayah Sekolaq Muliaq, Srimulyo, Sekolaq Darat, Sekolaq Joleq, hingga Sumber Bangun dan Simpang Raya menuju Barong Tongkok. Wilayah tersebut menjadi jalur vital mobilitas warga dan distribusi logistik.

 

Ketua DPRD Kubar, Ridwai, menyambut baik dukungan BBPJN, karena selama ini banyak titik kerusakan jalan nasional yang sulit ditangani hanya dengan mengandalkan APBN.

 

“Kita sangat bersyukur Kepala BBPJN Kaltim mendukung program Pemkab Kubar. Intinya sudah diizinkan,” ungkap Ridwai (19/11/2025). 

 

Menurut Ridwai, meskipun pendanaan berasal dari APBD Kubar, seluruh perencanaan dan pengawasan tetap menjadi kewenangan BBPJN. Hal ini penting untuk memastikan pekerjaan sesuai standar nasional dan memiliki ketahanan jangka panjang.

 

Ia menjelaskan bahwa mekanisme tersebut sudah disepakati bersama, sehingga tidak ada hambatan administratif dalam memulai proses perencanaan teknis. Pemkab Kubar pun siap mengikuti mekanisme yang ditetapkan BBPJN.

 

Perbaikan jalan nasional ini rencananya masuk tahap lelang pada tahun 2026 dan dikerjakan melalui skema multiyears. Pemkab berharap pola ini dapat mempercepat pelaksanaan pekerjaan sekaligus menjamin konsistensi kualitas.

 

Ridwai menambahkan bahwa pembangunan direncanakan menggunakan konstruksi beton bertulang, bukan aspal hotmix, demi ketahanan terhadap beban kendaraan berat. Dengan dukungan penuh BBPJN, DPRD optimistis pembangunan dapat dimulai tahun depan.

👁️ 810 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Memuat cuaca berdasarkan lokasi Anda...

Logo Portal