Balap Ketinting Tetap Digelar Usai Penutupan Festival Gemeoh
Ilustrasi Balap Ketinting di Sungai Mahakam (Ist)

Balap Ketinting Tetap Digelar Usai Penutupan Festival Gemeoh

Oleh Bahroni • 19 November 2025

Advetorial DPRD Kutai Barat

Kutai Barat - Lomba balap ketinting dipastikan digelar di Kecamatan Melak, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), pada 22–23 November 2025. Meski dilaksanakan setelah penutupan Festival Gemeoh, kegiatan ini tetap menjadi bagian resmi dari rangkaian HUT ke-224 Kecamatan Melak.

 

Awalnya, lomba tersebut direncanakan masuk dalam jadwal utama Festival Gemeoh yang berakhir pada 17 November. Namun, panitia harus mengundur pelaksanaannya karena terkendala teknis dan adanya kegiatan lain yang tidak dapat ditunda.

 

Koordinator Lomba Balap Ketinting yang juga Anggota DPRD Kubar, H. Ellyson, menegaskan bahwa kegiatan ini tetap dilaksanakan meskipun waktu festival sudah lewat. Menurutnya, penundaan tidak mengurangi nilai kegiatan karena balap ketinting merupakan agenda tahunan yang selalu dinantikan.

 

“Walaupun Festival Gemeoh sudah selesai, tetap kami laksanakan. Karena kalau kami laksanakan di momen festival kemarin, dia berbenturan dengan agenda yang lain, jadi kami harus mundur,” kata Ellyson, Rabu (19/11/2025).

 

Ellyson menjelaskan, mundurnya jadwal justru memberi kesempatan lebih luas kepada panitia untuk memastikan kesiapan lintasan dan perlengkapan lomba. Selain itu, peserta yang datang dari berbagai kecamatan juga memiliki waktu tambahan untuk mempersiapkan mesin dan perahu.

 

Lomba balap ketinting tahun ini juga kembali digelar secara terbuka atau open race. Hal ini memungkinkan masyarakat luar daerah untuk ikut serta, seperti tradisi lomba pada tahun-tahun sebelumnya yang diikuti peserta dari Sulawesi, Kutai Kartanegara, dan sejumlah daerah lain.

 

“Sebelum-sebelumnya ada yang dari Sulawesi, dari Kutai Kartanegara dan lain-lain. Nah tahun ini kita laksanakan open juga,” ujarnya.

 

Dengan format terbuka dan waktu pelaksanaan yang lebih longgar, panitia optimistis antusiasme peserta tidak berkurang. Bahkan, ajang ini diprediksi tetap meriah meski digelar setelah rangkaian utama Festival Gemeoh berakhir.

 

Lomba ketinting pada 22-23 November nanti menjadi bagian lanjutan dari semangat perayaan HUT Kecamatan Melak, sekaligus memastikan seluruh agenda yang direncanakan pada Festival Gemeoh tahun ini tetap terlaksana sesuai komitmen panitia. 

👁️ 586 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Memuat cuaca berdasarkan lokasi Anda...

Logo Portal