Susu Gratis Warnai HKN ke-61 di Kutim, Pemerintah Mantapkan Strategi Gizi dan Perang Melawan Stunting

Susu Gratis Warnai HKN ke-61 di Kutim, Pemerintah Mantapkan Strategi Gizi dan Perang Melawan Stunting

Oleh Bahroni • 22 November 2025

Advertorial Diskominfo Kutim

SANGATTA – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk menegaskan kembali komitmen terhadap peningkatan gizi anak dan penurunan angka stunting. Salah satu langkah strategis yang kini menjadi sorotan adalah program pemberian susu gratis kepada masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah dan balita.

 

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno, menyebut bahwa penyediaan susu gratis merupakan bagian dari 50 program prioritas Bupati Kutim. Langkah ini juga sejalan dengan agenda pemerintah pusat, yang menekankan pentingnya peningkatan kesehatan melalui program Makan Bergizi Gratis. “Ini salah satu tujuan pertama, memang termasuk 50 program mendasar Pak Bupati, ya minum susu gratis,” ujar Sumarno pada Rabu, 26 November 2025.

 

Selain itu, Dinas Kesehatan juga menempatkan pencegahan stunting sebagai fokus utama. Menurut Sumarno, strategi pengendalian stunting harus dilakukan lintas usia, dimulai sejak remaja. Intervensi gizi untuk remaja putri, termasuk pemberian tablet tambah darah, dilakukan secara berkala untuk memastikan calon ibu memiliki kondisi kesehatan optimal sebelum memasuki masa kehamilan.

 

Upaya pencegahan kemudian berlanjut pada masa kehamilan, persalinan, hingga 1.000 hari pertama kehidupan anak. Sumarno menegaskan bahwa intervensi tidak berhenti ketika seorang anak telah terdiagnosis stunting. Dinas Kesehatan tetap memberikan pendampingan intensif untuk memaksimalkan perkembangan otak dan tumbuh kembang anak. “Yang sudah stunting kita follow up terus supaya otaknya itu bisa berubah. Stunting kan mempengaruhi perkembangan,” jelasnya.

 

Memperingati HKN ke-61, Pemkab Kutim juga membuka berbagai gerai layanan kesehatan sebagai upaya meningkatkan jangkauan pelayanan kepada masyarakat. Program door-to-door dan edukasi langsung menjadi bukti bahwa pemerintah terus memperkuat langkah promotif dan preventif demi meningkatkan kualitas kesehatan warga Kutim. (Adv)

👁️ 328 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Memuat cuaca berdasarkan lokasi Anda...

Logo Portal