Kutim Prioritaskan Hilirisasi Sawit sebagai Fondasi Ekonomi Pasca-Tambang
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman

Kutim Prioritaskan Hilirisasi Sawit sebagai Fondasi Ekonomi Pasca-Tambang

Oleh Bahroni • 23 November 2025

Advertorial Diskominfo Kutim

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai menata arah pembangunan ekonomi jangka menengah dengan menempatkan hilirisasi kelapa sawit sebagai salah satu prioritas utama. Langkah ini disebut penting untuk mengurangi ketergantungan daerah terhadap sektor pertambangan yang selama ini menjadi penopang ekonomi utama.

 

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, mengungkapkan bahwa sawit memiliki potensi strategis untuk menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru. Dengan luas lahan mencapai 529.586 hektare dan produksi 7,759 juta ton sepanjang 2023, komoditas ini dinilai memiliki peluang besar untuk masuk ke tahap industrialisasi yang menghasilkan nilai tambah lebih tinggi.

 

Menurut Ardiansyah, sekitar 30 persen dari total perkebunan sawit dimiliki oleh masyarakat. Karena itu, pemerintah berkomitmen memperkuat pendampingan agar perkebunan rakyat dapat masuk dalam rantai hilir industri sawit. “Kami ingin masyarakat terlibat lebih besar dalam pengembangan industri turunan sawit. Ini menjadi kunci peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.

 

Produk olahan seperti minyak goreng, biodiesel, serta bahan baku industri pangan dan kosmetik disebut menjadi peluang yang dapat dikembangkan oleh pelaku usaha lokal. Selain menciptakan lapangan kerja baru, hilirisasi sawit juga dipandang mampu memperkuat struktur ekonomi Kutim agar tidak rentan terhadap fluktuasi harga batu bara.

 

Ardiansyah menilai hilirisasi sejalan dengan strategi diversifikasi sektor yang tengah didorong pemerintah daerah. Kutim juga disebut memiliki potensi kuat di sektor pertanian, perikanan, kehutanan, peternakan hingga pariwisata, yang ke depan akan mendapatkan porsi perhatian lebih besar.

 

Ia menegaskan bahwa Kutim tidak boleh terus bergantung pada ekspor bahan mentah. “Arah pembangunan kita ke depan adalah menghasilkan produk bernilai tambah tinggi. Hilirisasi adalah kunci agar kita mampu bersaing dalam ekonomi global,” tegasnya. (Adv)

👁️ 296 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Memuat cuaca berdasarkan lokasi Anda...

Logo Portal