Disnakertrans Kutim Tegaskan 80 Persen Pekerja di Perusahaan Adalah Warga Lokal
Kepala Disnakertrans Kutim, Roma Malau

Disnakertrans Kutim Tegaskan 80 Persen Pekerja di Perusahaan Adalah Warga Lokal

Oleh Bahroni • 22 November 2025

Advertorial Diskominfo Kutim

SANGATTA – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menepis anggapan yang menyebut tenaga kerja dari luar daerah mendominasi perusahaan-perusahaan di wilayah tersebut. Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Disnakertrans Kutim, Roma Malau, sebagai respons atas isu yang dinilainya tidak berdasar dan dapat menimbulkan bias di tengah masyarakat.

 

Roma menegaskan bahwa komposisi tenaga kerja di Kutim saat ini justru menunjukkan keberpihakan kuat kepada warga lokal. Berdasarkan data resmi yang dikumpulkan Disnakertrans, sebanyak 80 persen pekerja yang terserap di sektor industri maupun perusahaan adalah masyarakat Kutai Timur sendiri. Sementara sekitar 20 persen sisanya merupakan pekerja dari luar daerah yang memang dibutuhkan karena keahlian tertentu.

 

Menurut Roma, data tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah daerah terus menjaga keseimbangan distribusi kesempatan kerja sekaligus memastikan hak warga Kutai Timur tetap menjadi prioritas. Ia menegaskan, setiap tuduhan yang menyatakan sebaliknya harus disertai bukti kuat. “Kalau ada datanya, bawa ke saya. Jangan asal sebut tanpa dasar,” tegasnya.

 

Ia menambahkan bahwa pembahasan mengenai komposisi tenaga kerja semestinya didasarkan pada data faktual demi menghindari kesalahpahaman publik. Karena itu, pihaknya secara rutin melakukan pengawasan ke perusahaan-perusahaan untuk memastikan realisasi proporsi tenaga kerja lokal sesuai peraturan daerah.

Pengawasan itu juga mencakup aspek perlindungan hak pekerja, kepatuhan terhadap standar ketenagakerjaan, serta kewajiban perusahaan mengutamakan perekrutan tenaga kerja lokal dalam proyek strategis.

 

Roma menilai bahwa keberadaan tenaga kerja lokal dalam jumlah besar bukan hanya penting untuk menjamin pemerataan kesempatan kerja, tetapi juga menjadi fondasi penguatan ekonomi masyarakat. Dengan porsi tenaga kerja lokal yang dominan, keuntungan pembangunan industri di Kutim dapat dirasakan langsung oleh warga. “Kami akan terus memastikan masyarakat lokal menikmati manfaat dari aktivitas ekonomi di daerah ini,” tutupnya. (Adv)

👁️ 339 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Memuat cuaca berdasarkan lokasi Anda...

Logo Portal