Diskominfo Kutim Prioritaskan Atasi Blank Spot, Penyusunan Master Plan Jadi Penentu Arah Pembangunan Komunikasi
Kepala Diskominfo Kutim, Ronny Bonar

Diskominfo Kutim Prioritaskan Atasi Blank Spot, Penyusunan Master Plan Jadi Penentu Arah Pembangunan Komunikasi

Oleh Bahroni • 25 November 2025

Advertorial Diskominfo Kutim

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menempatkan penyusunan Master Plan Infrastruktur Kominfo sebagai dasar utama dalam menentukan arah pembangunan sektor komunikasi satu hingga dua tahun ke depan. 

 

Dokumen strategis tersebut akan menjadi acuan dalam memetakan kebutuhan riil serta prioritas pembangunan komunikasi berbasis data yang terukur.

 

Kepala Diskominfo Kutim, Ronny Bonar, mengatakan bahwa hingga kini pihaknya belum dapat mengunci target teknis secara spesifik karena seluruh rencana harus mengacu pada hasil master plan. Menurutnya, dokumen itu akan mengungkap kondisi faktual infrastruktur yang tersebar di seluruh wilayah Kutim, baik pada aspek Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Aptika, Statistik, maupun Informasi dan Komunikasi Publik (IKP).

 

“Target satu sampai dua tahun ke depan belum bisa saya pastikan. Kami menunggu master plan selesai, baru kelihatan prioritas utamanya,” ungkap Ronny.

 

Meski demikian, Diskominfo tidak tinggal diam. Ronny menegaskan bahwa isu paling mendesak yang kini ditangani adalah persoalan jaringan internet dan telekomunikasi di wilayah pedalaman. Sejumlah desa disebut masih kesulitan mengakses internet stabil, sebuah tantangan besar yang bertahun-tahun menjadi hambatan dalam pemerataan layanan digital.

 

“Masalah jaringan internet di pedalaman itu yang paling besar. Dan itu menjadi tanggung jawab saya untuk mencari solusinya,” tegasnya.

 

Ronny menjelaskan bahwa kesenjangan infrastruktur digital di wilayah terpencil membutuhkan penanganan sistematis dan berbasis data. 

 

Melalui master plan, pemerintah akan memperoleh gambaran menyeluruh terkait kebutuhan teknis—mulai dari kekurangan tower, peningkatan jaringan, hingga wilayah yang harus diprioritaskan.

 

Ia menambahkan, dokumen tersebut juga akan menjadi pedoman perencanaan jangka pendek, menengah, hingga panjang. Dengan adanya arah pembangunan yang jelas, pemanfaatan anggaran dinilai akan lebih efektif dan memberi dampak langsung kepada masyarakat.

 

“Kami ingin pembangunan itu jelas. Master plan ini nanti pegangan kami supaya semua program benar-benar tepat sasaran,” tutupnya. (Adv)

👁️ 331 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Memuat cuaca berdasarkan lokasi Anda...

Logo Portal