Budidaya Jagung di Swargabara Telah Mengakar Jauh Sebelum Program Ketahanan Pangan
Kepala Desa Swargabara, Wahyuddin Usman

Budidaya Jagung di Swargabara Telah Mengakar Jauh Sebelum Program Ketahanan Pangan

Oleh Bahroni • 19 November 2025

Advertorial Diskominfo Kutim

SANGATTA – Desa Swargabara, Kecamatan Sangatta Utara, telah lama dikenal sebagai sentra jagung lokal yang hasil panennya konsisten memenuhi pasar, jauh sebelum pemerintah meluncurkan program ketahanan pangan. Tradisi bertani jagung ini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan warga setempat.
 

Kepala Desa Swargabara, Wahyuddin Usman, menegaskan bahwa masyarakat desa tidak berniat mengubah pola tanam polikultur yang telah lama berjalan. Menurutnya, budidaya jagung bukanlah respons terhadap program ketahanan pangan terbaru, melainkan praktik yang telah berlangsung secara konsisten selama bertahun-tahun.

 

"Jadi, sebelum ada program-program ketahanan pangan yang sejalan dengan 'Asta Cita' Presiden Republik Indonesia, Pak Prabowo, kita memang sudah budidaya jagung dari dulu," ujar Wahyu saat ditemui di Kantornya.

Wahyuddin menjelaskan bahwa hasil panen jagung Swargabara dikenal luas, terutama di wilayah Simpang, Kampung Tator. Setiap menjelang akhir tahun, banyak warga yang menjajakan jagung mereka di pinggir jalan, menunjukkan antusiasme tinggi dari petani setempat.

 

"Mungkin tahu ya, di Simpang Kampung Tator, setiap bulan Desember banyak yang menjajakan jagung di pinggir jalan. Itu semua berasal dari petani di desa kami," kata Wahyu.

 

Terkait kekhawatiran komoditas jagung digantikan tanaman lain, Wahyu menegaskan hal tersebut tidak akan terjadi. Petani tetap mempertahankan tradisi mereka dan antusias dalam mengembangkan budidaya jagung. 

 

"Alhamdulillah, masyarakat khususnya petani jagung ini sangat antusias. Terkait berpindah komoditas, sepertinya tidak. Kita tetap mempertahankan itu," tutupnya.

 

Budidaya jagung di Swargabara menunjukkan bagaimana tradisi lokal mampu bertahan dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional, meski program pemerintah baru berjalan belakangan. (Adv)

👁️ 237 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Memuat cuaca berdasarkan lokasi Anda...

Logo Portal